Inventarisasi Tanaman Obat Untuk Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus di Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba

Main Article Content

Herman Herman

Abstract

Penelitian di Desa Ajubissue yang telah dilakukan pada bulan Januari - Februari 2018 tentang inventarisasi tanaman obat untuk penderita hipertensi dan diabetes melitus yang bertujuan untuk mengetahui berapa banyak masyarakat Desa Kambuno Kecamatan bulukumpa kabupaten Bulukumba menggunakan tanaman tradisional sebagai obat hipertensi dan diabetes melitus. Jenis penelitian jenis penelitian ini sifatnya deskriptif dengan pendekatan Penelitian lapangan (Field Research) serta Penelitian Kepustakaan (Library Research) melakukan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dengan sampel sebanyak 73 orang responden yang dipilih berdasarkan teknik Accidental Sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 jenis tanaman obat yang terdiri dari 15 famili yang digunakan sebagai obat anti hipertensi dan 13 jenis tanaman obat yang terdiri dari 12 famili yang digunakan sebagai obat anti diabetes oleh masyarakat tersebut. Jenis tanaman obat yang paling sering digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi adalah daun avokad dan daun kersen, sedangkan untuk mengobati penyakit diabetes melitus adalah buah mahkota dewa dan daun sirsak, metode pengolahan tumbuhan obat tersebut yang paling banyak digunakan adalah direbus.

Article Details

How to Cite
1.
Herman H. Inventarisasi Tanaman Obat Untuk Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus di Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. JFS [Internet]. 2020Oct.7 [cited 2020Oct.24];6(1):17-4. Available from: http://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/59
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)