Tingkat Kepatuhan Pasien Tentang Penggunaan Antibiotika (Amoxicillin dan Ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar

Main Article Content

Murniati, Murniati

Abstract

Penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) di Indonesia jauh lebih banyak dan mencemaskan karena penggunaan dosis dan waktu terapi yang tidak sesuai yang dapat menimbulkan masalah meningkatnya resistensi terhadap penggunaan antibiotika (amoxicillin danampisilin), kepatuhan pasien terhadap penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) sangat mempengaruhi terjadinya resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien tentang penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan persentase mengenai tingkat kepatuhan pasien tentang penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Hasil penelitian yang didapatkan, dari jumlah responden sebanyak 78 orang yang patuh sebanyak 88,66% dan yang tidak patuh sebanyak 13,33%. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan Tingkat Kepatuhan Pasien Tentang Penggunaan Antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) Di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar masuk dalam kategori patuh. Saran bagi Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar agar pelayanan dalam pemberian informasi obat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

Article Details

How to Cite
1.
Murniati M. Tingkat Kepatuhan Pasien Tentang Penggunaan Antibiotika (Amoxicillin dan Ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. JFS [Internet]. 2020Oct.7 [cited 2020Oct.24];6(1):34-8. Available from: http://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/65
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)