https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/issue/feed Jurnal Farmasi Sandi Karsa 2020-10-07T10:36:10+00:00 Megawati admin@jurnal.farmasisandikarsa.ac.id Open Journal Systems <div class="pkp_block block_information"> <h2><a href="Jurnal%20Farmasi Sandi Karsa (JFS)"><span class="title"><span class="title"><strong>Jurnal Farmasi Sandi Karsa (JFS)</strong></span></span></a></h2> <div class="content"> <ul> <li class="show"><a href="https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/index"><strong>JFS Website</strong></a> |&nbsp; <strong>Published By <a href="http://farmasisandikarsa.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Akademi Farmasi Sandi Karsa</a></strong></li> <li class="show"><strong><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1555384871&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 2685-3728</a> &nbsp;| &nbsp;&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1442626961&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2461-0496</a> |&nbsp; &nbsp;DOI : <a href="https://doi.org/10.36060" target="_blank" rel="noopener">10.36060.jfs</a></strong></li> </ul> <div id="homepageImage"><img src="/ojs/public/site/images/admin/COVER_2019_-_Copy7.png" alt="Journal Homepage Image" width="166" height="234"></div> <p align="justify"><strong>Jurnal Farmasi Sandi Karsa </strong>yang disingkat dengan <strong>JFS</strong> yang merupakan media Publikasi tentang ilmu Farmasi dan Kesehatan pada umumnya yang dituangkan dalam bentuk tulisan jurnal hasil penelitian maupun buku berbasis elektronik dan cetak yang dipublikasikan dua kali dalam setahun dengan satu kali terbitan selama 6 bulan/per semester. JFS ini tidak lepas dari tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi yang memberikan layanan bagi masyarakat umum, peneliti, maupun penulis untuk mengakses, meningkatkan dan menambah referensi, menerbitkan karyanya yang dituangkan dalam bentuk artikel-artikel yang dipublikasikan dalam bentuk jurnal.&nbsp;</p> <p align="justify">&nbsp;</p> <div class="pkp_block block_information"> <h2><a href="Support By"><span class="title"><strong>Support By</strong></span></a></h2> <div class="content"> <ul> <ul> <li class="show"><strong><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://farmasisandikarsa.ac.id/" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/LOGO_FARMASI_SANDI_KARSA.png" width="121" height="31"></a> <a href="https://www.neliti.com/id/akademi-farmasi-sandi-karsa" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/Neliti_-_Copy12.png" width="86" height="31"></a> <a href="https://search.crossref.org/?q=Jurnal+Farmasi+Sandi+Karsa" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/crossref-interkomunika1.png" width="107" height="32"></a> <a href="http://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/oai?verb=ListRecords&amp;metadataPrefix=oai_dc" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/OA1001.gif" width="48" height="33"></a> <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1555384871&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/lipi.png" width="25" height="32"></a> <a href="https://orcid.org/register" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/orcid-hero-logo-400x190.png" width="78" height="37"></a> <img src="/ojs/public/site/images/admin/rji1.png" width="89" height="31"></span></strong></li> </ul> </ul> </div> </div> <p align="justify">&nbsp;&nbsp;</p> <ul> <li> <h4><span class="title"><strong>Jurnal Farmasi Sandi Karsa (JFS) di Index Oleh :</strong></span></h4> <div class="content"> <ul> <li class="show"><a href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=id&amp;view_op=list_works&amp;gmla=AJsN-F7B_M0shY6k3icFupeEQVagadP_W5HCIOIUsMfIf7qX-LrhWoPD4Q9-JfELfrf4VtU9eq_HNpwzmcdS-Rt80eWD4dTQe8QXkzLNNve_GrqH7JpEU2Y&amp;user=JFmuZd0AAAAJ" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/googlescholar1.png" width="175" height="35"></a>-<a href="https://www.neliti.com/id/journals/jurnal-farmasi-sandi-karsa" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/Neliti_-_Copy11.png" width="175" height="35"></a>-<a href="https://search.crossref.org/?q=Jurnal+Farmasi+Sandi+Karsa" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/crossref-interkomunika.png" width="190" height="38"></a>-<a href="http://garuda.ristekdikti.go.id/journal/view/15443" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/jkico-Garuda-01.png" width="195" height="39"></a>-<a href="https://index.pkp.sfu.ca/index.php/browse/index/4933?sortOrderId=5" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/pkpp1.png" width="190" height="38"></a>-<a href="https://onesearch.id/Repositories/Repository?library_id=2436" target="_blank" rel="noopener"><img src="/ojs/public/site/images/admin/359-3591935_onesearch-indonesia-one-search-logo-png-transparent-png2.png" width="158" height="41"></a></li> </ul> </div> </li> </ul> </div> </div> https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/59 Inventarisasi Tanaman Obat Untuk Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus di Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba 2020-10-07T10:03:56+00:00 Herman Herman hermanhafidepid@gmail.com <p>Penelitian di Desa Ajubissue yang telah dilakukan pada bulan Januari - Februari 2018 tentang inventarisasi tanaman obat untuk penderita hipertensi dan diabetes melitus yang bertujuan untuk mengetahui berapa banyak masyarakat Desa Kambuno Kecamatan bulukumpa kabupaten Bulukumba menggunakan tanaman tradisional sebagai obat hipertensi dan diabetes melitus. Jenis penelitian jenis penelitian ini sifatnya deskriptif dengan pendekatan Penelitian lapangan (<em>Field Research) </em>serta Penelitian Kepustakaan<em> (Library Research) </em>melakukan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dengan sampel sebanyak 73 orang responden yang dipilih berdasarkan teknik <em>Accidental Sampling. </em>&nbsp;Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 jenis tanaman obat yang terdiri dari 15 famili yang digunakan sebagai obat anti hipertensi dan 13 jenis tanaman obat yang terdiri dari 12 famili yang digunakan sebagai obat anti diabetes oleh masyarakat tersebut. Jenis tanaman obat yang paling sering digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi adalah daun avokad dan daun kersen, sedangkan untuk mengobati penyakit diabetes melitus adalah buah mahkota dewa dan daun sirsak, metode pengolahan tumbuhan obat tersebut yang paling banyak digunakan adalah direbus.</p> 2020-10-07T07:24:32+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/60 Formulasi dan Uji Mutu Fisik Sirup dari Ekstrak Etanol Daun Pare (Momordica charantia L.) 2020-10-07T10:02:09+00:00 Rina Asrina rheyzmizzath@gmail.com <p>Daun Pare (<em>Momordica charantia</em> L.) merupakan salah satu bagian dari tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat karena memiliki senyawa saponin, flavonoid, dan polifenol. Untuk memudahkan penggunaannya, maka diformulasikan dalam bentuk sediaan sirup untuk menutupi rasa Daun Pare yang sangat pahit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat formulasi sirup dari Ekstrak Etanol Daun Pare (<em>Momordica charantia</em> L.) dengan mutu fisik yang baik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Farmasetika dan Laboratorium Farmakognosi &amp; Fitokimia Jurusan Farmasi Politeknik Sandi Karsa Makassar. Metode penelitian meliputi formulasi sediaan sirup dari Daun Pare yang sebelumnya telah diektraksi secara maserasi menggunakan pelarut etanol, Sirup yang dihasilkan kemudian diuji secara fisik. Hasil yang diperoleh yaitu sediaan sirup berwarna hijau, rasa manis dengan aroma apel yang khas, massa jenis sediaan sirup adalah 1,3047 gram/mL, volume terpindahkan yaitu 59,2 mL, dan memiliki pH 5. Semua pengujian yang dilakukan memenuhi syarat literatur sehingga disimpulkan bahwa Ekstrak Etanol Daun Pare yang dibuat dengan pelarut propilenglikol dan sirup simpleks dapat membentuk sediaan sirup dengan mutu fisik yang baik.</p> 2020-10-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/61 Uji Toksisitas Ekstrak Daun Pletekan (Ruellia tuberosa L ) dengan Pelarut Etanol dan N - Heksan Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) 2020-10-07T09:59:01+00:00 Zulfiah Zulfiah piamuchtar@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui uji toksisitas daun pletekan dengan menggunakan pelarut Etanol dan n-heksan. Desain penelitian ini yang digunakan adalah eksperimental laboratorium yang dilaksanakan di Kampus Akademi Farmasi Sandi Karsa Makassar. Pletekan (<em>Reullia tuberose</em> L<u>)</u> dapat mengobati beberapa penyakit antara lain sebagai antidiabetes.antihipertensi dan analgesic.Daun pletekan mengandung sejumlah senyawa bioaktif seperti alkaloid ,flavonoid, steroid dan tannin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksik dengan menentukan nilai LC50 dari ekstrak daun pletekan dengan pelarut Etanol dan n-Heksan. Pada penelitian ini daun pletekan diekstrasi menggunakan metode meserasi dengan pelarut Etano dan n-Heksan. Pengujian toksisitas dilakukan menggunakan metode <em>Brine Shrimp Lethality Test</em> (BSLT) untuk membunuh <em>Artemia salina L. </em>Dengan % konsentrasi yaitu 20ppm, 40ppm, 60ppm, 80ppm dan 100ppm. Berdasarkan hasil didapatkan ekstrak n-Heksan memiliki aktivitas toksisitas yang paling kuat untuk membunuh <em>Artemia&nbsp; salina Leach </em>nilai toksisitas yaitu 123,03 ppm dibandingkan dengan ekstrak Etanol 147,91 ppm.</p> 2020-10-07T08:26:32+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/62 Uji Perbandingan Daya Antifungi Ekstrak Cair Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L) dengan Daun Sirih (Piper betle L) Terhadap Candida albicans Sebagai Bahan Utama Pembuatan Vaginal Douches 2020-10-07T09:56:34+00:00 Megawati Megawati apt.megawatisyafrin@gmail.com <p><strong>&nbsp;</strong>Telah dilakukan penelitian mengenai Puji dan syukur kepada Allah S.W.T karena limpahan rahmat dan karunianyalah sehingga penelitian dengan Perbandingan Uji Daya Antifungi Ekstrak Cair Kulit Buah Manggis (<em>Garcinia mangostana</em> L) Dengan Daun Sirih (<em>Piper betle</em> L) Terhadap Candida Sp. sebagai Bahan Utama Pembuatan Vaginal Douches. Tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan uji daya antifungi ekstrak cair kulit buah manggis (<em>Garcinia mangostana</em> L) dengan daun sirih (<em>Piper betle</em> L) terhadap candida albicans secara In Vitro sebagai bahan utama pembuatan vaginal douches. Untuk mengetahui perbandingan daya antifungi dari kedua sampel tersebut dilakukan penelitian ekspreimental di Laboratorium Mikrobiologi Akademi Farmasi Sandi Karsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan 1 yaitu kontrol negatif tidak menunjukkan adanya kemampuan daya hambat terhadap jamur Candida albicans, untuk perlakuan 2 yaitu kontrol positif, perlakuan 3, dan 4 memiliki daya hambat kuat dengan diameter &gt; 8 mm. Uji SPSS 20 menunjukkan bahwa ekstrak cair daun sirih memiliki nilai signifikan 0,000 (&lt;0,05) artinya adanya perbedaan yang signifikan dengan ekstrak cair kulit buah manggis dalam memberikan daya hambat terhadap Candida albicans. Sedangkan Uji BNT menunjukkan perbedaan efek yang nyata terhadap ekstrak cair kulit buah manggis (<em>Garcinia mangostana</em> Linn) dan daun sirih (<em>Piper battle</em> L) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Pada ekstrak cair daun sirih (<em>Piper battle</em> L) terhadap kontrol positif tidak terdapat perbedaan yang signifikan karena nilai uji BNT lebih besar dari nilai porbabilitasnya (0,704 &gt; 0,05).</p> 2020-10-07T09:14:16+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/63 Tingkat Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Talamanrea Jaya di Jalan Bung Tentang Penggunaan Antibiotik yang Rasional 2020-10-07T09:53:59+00:00 Sulfiyana H. Ambo Lau fhysulfiyana@gmail.com <p>Antibiotik merupakan segolongan senyawa alami atau sintetis yang memiliki kemampuan untuk dapat menghambat atau membunuh bakteri, dimana jika penggunaannya tidak rasional maka mengakibatkan resistensi antibitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat Kelurahan Tamalanrea Jaya di Jalan Bung tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu penelitian yang mencakup tentang survei dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2020 di Kelurahan Tamalanrea Jaya di Jalan Bung. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Kelurahan Tamalanrea Jaya di Jalan Bung yang pernah menggunakan antibiotik. Sampel pada penelitian ini adalah warga Kelurahan Tamalanrea Jaya di Jalan Bung sebanyak 30 orang diambil secara <em>accidental sampling</em> yang pernah menggunakan Antibiotik. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah responden terbanyak yaitu yang berjenis kelamin perempuan 18 orang (60,00%), berumur 41-50 tahun 12 orang (40,00%), pendidikan SMA 9 orang (30,00%), Wiraswasta 9 orang (30,00%). Dimana Tingkat Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Tamalanrea Jaya di Jalan Bung tentang Penggunaan Antibiotik yang rasional sebanyak 71,63%. Kesimpulannya bahwa Tingkat Pengetahuan Penggunaan Antibiotik Tersebut tergolong Sedang.</p> 2020-10-07T09:33:44+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/64 Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) Sebagai Antibakteri Dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus Penyebab Bisul 2020-10-07T09:51:18+00:00 Muhammad Farid Hasyim mfaridhasyim@gmail.com <p>Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Bandotan (<em>Ageratum Conyzoides</em> L.) Sebagai Antibakteri Dalam Menghambat Pertumbuhan <em>Staphylococcus Aureus</em> Penyebab Bisul. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan&nbsp; ekstrak etanol dengan konsentrasi 15%, 25% dan 35% ekstrak etanol daun bandotan,&nbsp; DMSO (Dimetyhl sulfoxide) sebagai kontrol negatif, dan sefadroxil sebagai kontrol positif. Dilakukan replikasi sebanyak 3 kali pada setiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat setelah 1x24 jam, zona hambat yang menghasilkan daya hambat paling besar adalah pada konsentrasi 35% sebesar 26,94 mm. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Bandotan (<em>Ageratum conyzoides </em>L.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan <em>Staphylococcus aureus. </em></p> 2020-10-07T09:47:12+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/65 Tingkat Kepatuhan Pasien Tentang Penggunaan Antibiotika (Amoxicillin dan Ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar 2020-10-07T10:14:30+00:00 Murniati Murniati murniatinaurah@gmail.com <p>Penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) di Indonesia jauh lebih banyak dan mencemaskan karena penggunaan dosis dan waktu terapi yang tidak sesuai yang dapat menimbulkan masalah meningkatnya resistensi terhadap penggunaan antibiotika (amoxicillin danampisilin), kepatuhan pasien terhadap penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) sangat mempengaruhi terjadinya resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien tentang penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan persentase mengenai tingkat kepatuhan pasien tentang penggunaan antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Hasil penelitian yang didapatkan, dari jumlah responden sebanyak 78 orang yang patuh sebanyak 88,66% dan yang tidak patuh sebanyak 13,33%. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan Tingkat Kepatuhan Pasien Tentang Penggunaan Antibiotika (amoxicillin dan ampisilin) Di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar masuk dalam kategori patuh. Saran bagi Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar agar pelayanan dalam pemberian informasi obat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.</p> 2020-10-07T10:14:29+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/66 Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Gamal (Gliricidia sepium) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus 2020-10-07T10:26:06+00:00 Sainal Edi Kamal sainaledikamal@gmail.com <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mempelajari Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Gamal ( </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Gliricidia sepium</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> ) Dalam Menghambat Perkiraan Bakteri </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Staphylococcus aureus </span></span></em><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">. </span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan konsentrasi 15%, 25%, 35% dan kontrol positif Cefadroxil dan kontrol negatif DMSO (Dimethyl sulfoxide) 10%. </span><span style="vertical-align: inherit;">Lakukan replikasi sebanyak 3 kali pada setiap kelompok penyelesaian. </span><span style="vertical-align: inherit;">Hasil penelitian menunjukkan zona hambat setelah 1x24 jam dan tidak ada perbedaan yang ditentukan setiap kontribusi. </span><span style="vertical-align: inherit;">Zona hambat terluas pada konsentrasi 35% dengan nilai rata-rata 19,76 mm. </span><span style="vertical-align: inherit;">Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol Daun Gamal ( </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Gliricidia sepium</span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Staphylococcus aureus.</span></span></em></p> 2020-10-07T10:26:06+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa https://jurnal.farmasisandikarsa.ac.id/ojs/index.php/JFS/article/view/67 Uji Toksisitas Ekstrak Rimpang Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) Terhadap Larva Udang (Artemia salina Leach) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) 2020-10-07T10:36:10+00:00 Zulfiah Zulfiah piamuchtar@gmail.com Megawati Megawati piamuchtar@gmail.com Herman Herman piamuchtar@gmail.com Sulfiyana H. Ambo Lau piamuchtar@gmail.com Muh. Farid Hasyim piamuchtar@gmail.com Murniati Murniati piamuchtar@gmail.com Alfreds Roosevelt piamuchtar@gmail.com Yuniharce Kadang Kadang piamuchtar@gmail.com Nurul Izza AR piamuchtar@gmail.com Gerfan Patandung piamuchtar@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya potensi toksisitas dari ekstrak rimpang temu hitam terhadap larva udang Artemia salina Leach dengan metode BSLT. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium yang dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar. Tumbuhan rimpang temu hitam (<em>Curcuma aeruginosa </em>Roxb.) merupakan salah satu tumbuhan yang berada di Indonesia dan memiliki banyak khasiat. Tanaman ini mengandung senyawa alkaloid, saponin, flavonoid dan kurkuminoid. Penelitian ini&nbsp; mengunakan sampel ekstrak etanol, hewan uji yang digunakan berupa <em>Artemia salina </em>Leach yang dibagi dalam 5 kelompok tiap kelompok terdiri dari 10 ekor larva yang dimasukkan kedalam vial. Konsentrasi yang digunakan adalah 20 ppm, 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm dan 100 ppm dan terdapat juga kontrol negatif. Pengamatan terhadap larva yang mati dilakukan 24 jam setelah pemberian sampel uji. Data persen kematian larva <em>Artemia salina</em> Leach dibuat persamaan regresi linier dengan membuat persamaan garis lurus yang menghubungkan antara nilai log konsentrasi dan nilai probit. Hasil penelitian bahwa ekstrak etanol rimpang temu hitam memiliki nilai LC<sub>50</sub> 37,73115 ppm. Pemberian kelima konsentrasi yang berbeda pada penelitian ini menunjukkan potensi toksisitas terhadap larva <em>Artemia salina </em>Leach.</p> 2020-10-07T10:36:09+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Farmasi Sandi Karsa